Selasa, 22 September 2015
Rayuan ala Maestro Lukis Hadir di Jakarta
Masih ingatkah dengan Maestro Lukis Basuki Abdullah ? Ia lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 27 Januari 1915 – meninggal di Jawa Tengah, 5 November 1993 pada umur 78 tahun) adalah salah seorang maestro pelukis Indonesia. Ia dikenal sebagai pelukis aliran realis dan naturalis. Ia pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka Jakarta dan karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia, disamping menjadi barang koleksi dari penjuru dunia.
Orang nomor satu di Indonesia, Bung Karno pun sangat mencintainya. Basoeki dikenal akrab dengan istri Bung Karno khususnya Ratna Sari Dewi. Ketika tonggak kekuasaan Tanah Air dipegang Soeharto, keluarga Cendana juga langsung jatuh hati. Basoeki berhasil melukis keluarga tersebut. Bakat melukisnya terwarisi dari ayahnya, Abdullah Suriosubroto, yang juga seorang pelukis dan penari. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basuki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krishnamurti.
Lantaran kehebatan 'rayuan' seniman flamboyan itu menjadikan tema eksibisi peringatan 100 tahunnya mengusung 'Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah'. "Rayuan di sini bukan dalam konotasi negatif tapi rayuan yang berarti karakter sebenarnya dari Basoeki," ucap kurator Mikke Susanto saat pembukaan di Museum Nasional Indonesia, Senin (21/9/2015).
Lukisan Basoeki seperti merayakan keriaan realitas di zamannya tanpa penderitaan. Seperti sebuah mantra visual dan lebih dekat dengan konsep eros di kehidupan sehari-hari. "Kami membaginya dalam tujuh bab Basoeki." Yakni, Basoeki Abdullah dan dirinya sendiri, soal hubungan dengan budaya Jawa, dengan Indonesia, tiga negara Asia Tenggara, bersama Soekarno, Eropa, dan tentang keperempuanan. "Kita bisa melihat perjalanan hidup Basoeki dari awal pameran sampai ke belakang. Semuanya ada di tujuh bab yang diklasifikasikan termasuk lukisan repro Nyi Roro Kidul," tutur Mikke.
'Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah' hadir di Museum Nasional Jakarta hingga 30 September mendatang. Ada 40 lukisan asli karya Basoeki, beberapa lukisan reproduksi, dan persentasi 11 karya perupa yang memeriahkannya. Siap-siap mendapatkan kejutan dari lukisan seri Nyi Roro Kidul, Jaka Tarub, dan keindahan karya Basoeki lainnya!
#mariberkarya #lukis #maestro #rayuan #jakarta #budaya #perempuan #keceriaan
source:
- detik.com
- id.wikipedia.org
- google.com
Untuk melihat Karya-Karya Unik khas Indonesia, kamu bisa kunjungi website mariberkarya :
https://www.mariberkarya.com
Kamis, 17 September 2015
Souvenir untuk PON 2016 di Jabar
Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 yang akan dilaksanakan di Jawa Barat dengan menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung sebagai tempat upacara opening dan closing ceremony ini menghabiskan dana yang cukup besar. Bukan hanya untuk pembangunan sarana dan prasarana, namun juga untuk hadiah berupa liontin batu akik bagi atlet peraih medali.
“Itu dari APBD, adanya di (pos anggaran) PB PON. Jadi kalau maksimal satu juta per batu akik, maka jika ditotal jadi Rp2,5 miliaran lah,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Bandung.
Menurut dia, batu akik yang akan dijadikan cenderamata tak hanya satu jenis atau dari satu daerah, namun beragam dan berasal dari seluruh daerah di Jawa Barat. Dia berkata “Potensi batu akik di Jabar cukup banyak. Misalnya di Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Cianjur, Bandung Barat, dan Cirebon,” Dia juga menegaskan bahwa pemberian cenderamata ini merupakan bagian dari pemicu perekonomian di Jawa Barat. Cara ini diharapkan bisa menaikkan kembali (pamor) batu akik dan berdampak pada ekonomi kerakyatan.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar mengembangkan sejumlah potensi kerajinan untuk suvenir. Kerajinan yang kini tengah dikembangkan itu adalah pembuatan boneka, kerajinan batu akik, dan kerajinan bambu. "Nanti kan ada cendera mata PON, seperti boneka surili. Harus kita yang membuat jangan sampai provinsi lain yang membuatnya" kata dia.
#mariberkarya #pon #pon2016 #jabar #jawabarat #akik #Garut #Tasikmalaya #Sukabumi #Cianjur #BandungBarat #Cirebon
source:
- kompas.com
- okezone.com
- google.com
Untuk melihat Karya-Karya Unik khas Indonesia, kamu bisa kunjungi website mariberkarya :
https://www.mariberkarya.com
Selasa, 15 September 2015
Gimbot Air
Gimbot Air, masih ingatkah kalian dengan mainan yang satu ini? Mungkin anak-anak era 90an yang tau. Gimbot Air merupakan mainan yang punya misi untuk memasukkan cincin yang berada di dalam air ke dalam 2 atau 3 tiang yang berada di tengah. Caranya adalah dengan menekan tombol di sebelah kiri dan kanan untuk membuat semburan udara yang akan mengangkat cincin ke atas.
Gimbot air mungkin sudah hilang di pasaran. Bagi kamu yang ingin main game itu lagi, besyukurlah karena ada yang membuat aplikasi Gimbot Air. Aplikasi ini berjalan di platform android dengan fitur :
- 2 mode permainan : Time Limited dan Main Bebas
- Sensor Accelerometer : putar-putar devicemu untuk membantu mengarahkan ring!
- Share Hasil : bagikan hasil permainanmu ke semua teman-temanmu
Gimbot Air adalah game Android karya GameLan Jogja yang merupakan hasil kolaborasi 3 game developer lokal yaitu Agate Jogja, HinoCyber dan 8ounds.
Gimbot Air tidak hanya populer di Indonesia, tapi juga di mancanegara. Developer asal Korea DevCAT Studio juga membuat Gimbot Air untuk iOS dan Android dengan memberikan tambahan gimmick lewat Bubble Ring Fling atau yang dikenal dengan Ring Toss World Tour.
#mariberkarya #gimbotair #masakecil #game #jogja
Untuk melihat Karya-Karya Unik khas Indonesia, kamu bisa kunjungi website mariberkarya :
https://www.mariberkarya.com
Robot anak SD bisa jadi Juara Dunia
Tim robotika dari Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya berhasil menjadi juara dalam Robocup Singapore Open 2015 sebuah kompetisi robotika tingkat internasional yang diadakan di Singapura.
Robot rescue yang dibuat oleh tim ROBOFIGHTER tersebut berhasil mengalahkan 60 tim dari berbagai negara yang juga ikut serta dalam kompetisi tersebut. Robot karya anak-anak tersebut juga mampu menjalankan berbagai perintah dan tugas yang diberikan panitia lomba, seperti berjalan sesuaio dengan line tracer atau garis lintasan yang telah ditetapkan, serta mendeteksi benda dan meletakan kembali di tempat yang telah ditentukan.
Robot yang dirakit dalam waktu tiga pekan tersebut dilengkapi dengan tujuh buah sensor, di antaranya sensor garis dan sensor ultrasonic. Meskipun sempat menghadapi kesulitan saat mengangkat dan meletakan benda ke tempat yang ditentukan, tim ROBOFIGHTER berhasil melewati tugas tersebut dan menjuarai kompetisi.
Selain tim ROBOFIGHTER, SD Muhammadiyah 4 Pucang juga mengirimkan satu tim lain bernama ROBORUSH yang juga berhasil meraih juara ke-2 dalam ajang yang sama.
Banyak generasi muda Indonesia yang telah mengharumkan nama baik bangsanya di ranah internasional.
Sejumlah prestasi telah banyak tercipta. Usaha keras mereka tidak sia sia. Mengharumkan negara kita tercinta. Merekalah generasi muda Indonesia.
Thanks to teknologi.metrotvnews.com
#mariberkarya #robot #sd #Indonesia #generasimuda
Untuk melihat Karya-Karya Unik khas Indonesia, kamu bisa kunjungi website mariberkarya :
https://www.mariberkarya.com
QURANESIA
QURANESIA, Aplikasi Quran gratis dibuat oleh orang Indonesia untuk orang Indonesia. Tidak seperti aplikasi Quran lain, Quranesia membagi quran perhalaman yang sama dengan versi cetak Arab saudi.
Berikut beberapa fitur lain Quranesia
1. Daftar Putar (Playlist)
Dengan fitur ini memungkinkan Anda mendengarkan bacaan Quran dengan surat-surat yang Anda pilih dan Qari yang Anda pilih.
2. Pencarian kata
Fitur ini memungkinkan Anda menemukan kata yang ingin Anda cari pada terjemahan.
3. Pilihan Qari pada daftar putar
Selain memilih surat yang ingin Anda dengarkan, juga memungkinkan untuk memilih Qari.
Aplikasi ini telah diunduh sekitar 70.000 pengguna gadget di 72 negara pada pertengahan juni kemarin. Sekitar 60 persen pengguna quranesia berasal dari Indonesia, sementara yang lainnya berasal dari Malaysia, India, Jepang, Singapura, serta negara-negara di Eropa dan Amerika. Quranesia berusaha membuat orang menjadi rajin untuk membaca al-qur’an setiap harinya. Didat Triadi mengatakan bahwa setiap harinya ada sekitar 1.500 orang yang aktif menggunakan Quranesia dan pada ramadan kemarin, angka itu meningkat menjadi 6.000 users yang membuka aplikasi ini rata-rata 3-5 menit.
#mariberkarya #apps #quran #islam #android
Untuk melihat Karya-Karya Unik khas Indonesia, kamu bisa kunjungi website mariberkarya :
https://www.mariberkarya.com
Langganan:
Komentar (Atom)




